Langsung ke konten utama

Seni Mengagumi

Ciptaan Tuhan memang sangat menakjubkan. Makhluk hidup maupun bukan, semua memiliki keindahannya sendiri. Pernah kudengar bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dimuka bumi. Untuk manusia, perasaan adalah sebuah hal yang fitrah, tergantung bagaimana cara menyikapinya.


Aku bahagia saat melihatnya, mungkin bukan seperti kisah love at first sight, tapi aku sungguh terpikat oleh keindahannya. Dia seperti oase, menyejukkan dan memberikan ketenangan untukku. Tanpa sadar aku mengaguminya!


Aku menyukai caranya memandang sebuah hal, dia adalah salah satu ciptaan Tuhan yang ku syukuri kehadirannya dan ku amini kebahagiaannya. Dia tak perlu tahu bahwa aku mengaguminya, biarlah Tuhan saja mengirimkan doaku untuknya.


Aku tak tahu bagaimana caranya melihatku, juga bagaimana pandangannya terhadapku, dan tak ingin tahu juga sepertinya, karena mengagumi bukan berarti ingin dikagumi. 


Aku ingin semuanya tetap menjadi misteri. Ketika waktunya tiba, akan terlihat apakah takdirku dan takdirnya berdampingan, atau memang hanya sekedar lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKU, KAMU DAN TAKDIR an novel by Dahlia Prihatini

Assalamualaikum teman-teman readers blog gue! Apa kabar? semoga kalian  selalu mendapat perlindungan dari Allah swt. Amiin!! hari ini gue mau sharing tulisan gue terkait sastra fiksi, ya emang masih amatir si dalam penulisan but gue berharap kalian suka and enjoy for reading ya guys! ANONIM Cerita ini mungkin terdengar aneh bagi beberapa orang, tapi tidak bagi Sang Maha Pemilik Kehidupan. Betapa takdir begitu rumit mempersatukan sepasang hati anak manusia. Kejutan-kejutan yang selalu datang tanpa diminta. Pertemuan-pertemuan yang menguak banyak rahasia. Ini kisah tentang sebuah pencarian, prinsip hidup, keimanan, dan cinta. Prolog Manusia memang tidak mengetahui bagaimana Tuhan menggariskan hidupnya. Takdir seperti apa yang dipilihkan Tuhan untuk seorang manusia memanglah akan selalu menjadi misteri yang terungkap seberjalannya waktu. Begitupun dengan takdir yang dijalani gadis cantik berumur 24 tahun ini, ia berdiri di dalam ruangan kerjanya yang terletak...

AKU, KAMU DAN TAKDIR an novel by Dahlia Prihatini

Bagian 2 "Takdir seperti menegaskan, bahwa hadirnya memang selalu menjadi rahasia" Hari ini adalah hari pertama dimulainya perkuliahan semester baru setelah para mahasiswa baru menghadapi kegiatan orientasi yang melelahkan, mahasiswa lama maupun baru mulai menjalani aktifitas perkuliahan, begitupun dengan Alika.  Alika berangkat dengan menggunakan sepeda motor matic miliknya. Jalanan sangat ramai dan sepertinya Alika akan telat mengikuti mata kuliah pagi ini jika motornya saja tidak bisa bergerak maju akibat kemacetan ibu kota.  "Astagfirullah, hari pertama kuliah masa telat si. Hmm sebenernya salah gue juga si berangkat senin pagi gini gak ngitung estimasi macet." Alika bermonolog sambil merutuki dirinya sendiri. Sampai di parkiran, Alika dipusingkan dengan masalah parkiran yang penuh, "Ya ampun, ini kenapa ada aja ya masalah gue dari tadi. Udah kena macet, gak dapet parkiran, trus apa lagi.." lagi-lagi dirinya bermonolog. Dengan berat hati dirinya berkel...

Motivasi masa kini

Assalamualikum. Wr. Wb Hai semua pembaca blog gue! Semoga kalian semua selalu dilimpahkan rahmat dan karunia dari Allah swt.. Amiin Nah di tulisan kali ini gue bakal sedikit sharing ni sama kalian semua. Fyi, gue sekarang lagi menempuh pendidikan di salah satu Universitas di Jakarta gais, ehehe ga penting si sebenernya, but will be important cause apa yang akan gue share disini berhubungan sama that's thing. Biar kayak cerita-cerita di tv, hehehe Semua berawal dari masa ketika gue kelas tiga sekolah menengah atas, ya sebenarnya sekolah gue itu sekolah Islam tetapi levelnya bisa dibilang setara dengan SMA negeri lainnya (sedikit improve promo MAN). Ini agak sedih si,  ketika rata-rata dari temen-temen gue udah nentuin PTN mana yang mau mereka pilih atau jurusan apa yg bakal mereka ambil, sementara gue masih gatau bakal nerusin kuliah dimana atau ngambil jurusan apa. Ya Allah.. Ya dulu gue emang gitu amat gaes ehehe maklumin aja dulu ya..  Lalu tibalah saat-saat y...